Tips Memilih Desain Ruang Tamu

Mewujudkan rumah idaman merupakan satu hal yang sangat menantang.

Terlebih bagi pemilik rumah yang notabennya tidak mengenyam pendidikan di dunia desain interior maupun arsitektur.

Tetapi, itu bukan alasan untuk berkarya pada rumah sendiri.

Ada banyak hal yang perlu dipikirkan dan banyak trik untuk membantu Anda di sepanjang proses mewujudkan rumah idaman.

Salah satunya, tips yang akan kami berikan di bawah ini. Yuk, baca saksama!

Ini Dia Tips dalam Menata Ruang Tamu Agar Makin Kece!

1. Atur Furniture dengan Saksama

Masalah umum yang orang-orang miliki adalah tidak tahu bagaimana mengatur furnitur ruang tamu mereka. Banyak orang lebih sering hanya memposisikan satu sofa mereka di satu sisi dekat dinding, dan sofa lainnya di depannya, tidak lebih.

Perencanaan yang tepat

Mengatur furnitur membutuhkan sedikit banyak perencanaan.

Dalam mengatur furnitur, hal pertama yang Anda harus lakukan adalah membuat perencanaan. Perencanaan ini dapat dimulai dari mengukur panjang dan lebar ruangan.

Buatlah sketsa

Setelah itu buatlah sketsa di kertas dan tentukan berapa banyak ruang yang ingin Anda isi untuk furnitur. Sisakan ruang sekitar 1 meter antar setiap furnitur. Ukur juga pintu Anda, jangan sampai furnitur menghalangi jalan pintu.

Pikirkan juga fungsi dari ruang tamu. Jika ruang tamu Anda berfungsi sebagai tempat berkumpul keluarga setiap harinya, pilihlah furnitur yang awet, terutama jika Anda masih memiliki anak kecil.

Namun, jika ruang tamu Anda hanya digunakan untuk menerima tamu, Anda dapat mengisinya dengan barang-barang yang lebih bervariasi seperti pajangan kaca dan sofa kain yang halus.

2. Perhatikan Alokasi Ruang untuk Karpet

Karpet luas bisa menjadi masalah besar.

Ada sejumlah alasan mengapa penting untuk menggunakannya, tetapi sebelum membeli sesuatu hanya karena Anda menyukainya, pastikan Anda mengetahui semua aturan luas karpet untuk ruang tamu.

Area karpet yang terlalu kecil dapat membuat seluruh ruangan terlihat tidak terhubung.

Bagaimana contoh yang bagus?

Lihatlah gambar di bagian atas bagaimana proporsinya ukuran antar karpet yang digunakan.

Jadi, pastikan Anda tahu ukuran terbaik untuk ruangan Anda dan cara bagaimana furnitur Anda diletakkan.

Semua perabotan harus berada di atas karpet dan idealnya harus ada sekitar 25 sampai 50 cm lantai kosong di antara tepi karpet dan dinding ruangan.

3. Seni di Dinding

Dinding kosong adalah tanda ruangan yang tidak lengkap.

Namun, bukan berarti Anda harus memenuhi setiap inci di ruangan Anda. Cukup didekor dengan beberapa karya seni karena ini merupakan hal yang penting.

Seni tidak perlu mahal. Namun pilih yang sesuai dengan kondisi ruangan Anda.

Apa yang orang anggap seni dapat sangat berbeda dari anggapan orang lainnya sehingga penting untuk mengikuti naluri Anda ketika menyangkut apa yang Anda sukai.

4. Penerangan

Pencahayaan merupakan elemen yang agak rumit di setiap ruangan.

Terdapat beberapa pertimbangan yang tidak boleh diabaikan. Yang terpenting, perlu ada cahaya dari tiga jenis pencahayaan: ambien, task, dan aksen. Pencahayaan tersebut harus ditempatkan pada level yang berbeda di seluruh ruangan.

Pertimbangkan juga pencahayaan di atas kepala, meja, dan dinding.

Sebagai referensinya, rumah minimalis pada gambar di atas mengaplikasikan bukaan kaca jalur masuk skylight yang besar di bagian atas. Alhasil, pasokan cahaya yang banyak menjadikan rumah lebih luas dan tampak besar.

5. Warna Catd

Tipsnya, sesuaikanlah warna cat dengan tema rumah. Rumah minimalis, biasanya didominasi warna ungu, abu-abu, dan pastel. Vintage, erat dengan warna kuning dan kesan benda kuno.

Begitu pula dengan alami yang berkaitan dengan coklat dan hijau.

6. Coffee Table

Dalam memilih coffe table, tanyakanlah pada diri Anda sendiri. Apakah Anda membutuhkan coffee table untuk menaruh barang saat Anda sedang menonton TV atau menerima tamu? Apakah ruangan terasa kosong tanpa coffee table?

Sebaliknya, apakah ruangan Anda terlalu kecil dan sempit sehingga Anda tidak benar-benar membutuhkannya?

Setelah menjawab pertanyaan di atas, lalu pikirkanlah bentuk dari coffee table tersebut. Apakah Anda membutuhkan bentuk persegi, oval, atau bulat?

Sesuaikan lah dengan sofa yang Anda miliki. Jika sofa Anda memiliki bentuk garis-garis tajam, coffee table bulat akan sangat cocok untuk membentuk kesan yang berlawanan.

Intinya

Dari beberapa poin di atas, salah satu hal yang sebaiknya dilakukan, yakni menetapkan desain ruang tamu yang hendak Anda implementasikan, apakah minimalis, klasik, sederhana, atau vintage.

Adanya desain tersebut akan menuntun kita dalam menentukan ukuran hingga posisi yang ideal untuk setiap elemen pengisi ruang tamu tersebut.

Semoga ulasan singkat mengenai tips mengatur ruang tamu ini bisa mempercepat proses menjadikan rumah lebih cantik ya!

Tags: