Print Kaos Satuan

Anda tertarik dengan bisnisprint kaos satuan tapi belum memiliki keahlian di bidang tersebut? Anda tidak perlu khawatir, teknik print kaos tidak hanya satu tetapi ada beberapa dan lebih mudah untuk pemula. Teknik menyablon terdiri dari sablon manual, Digital dengan transfer paper, serta teknik terbaru yaitu Printer Direct to Garment (Printer DTG). Artikel kali ini akan membahas tentang printer DTG.

Print Kaos Satuan
Print Kaos Satuan

Printer DTG adalah sebuah mesin yang berfungsi untuk mencetak foto, gambar, maupun desain pada kaos secara langsung tanpa menggunakan perantara. Untuk teknik lain seperti sablon manual masih membutuhkan perantara berupa film sablon, sedangkan digital membutuhkan transfer paper. Perbedaan teknik printer DTG dan digital hanya medianya, printer DTG sudah menggunakan media kain atau kaos.

Keuntungan dari teknik printer DTG, yaitu kaos yang dihasilkan berkualitas bagus sebab menggunakan tinta khusus garmen. Selain itu, kaos lebih tahan lama (awet) dan tidak mudah rusak karena daya tempel sablon sangat baik. Meskipun anda hanya mendapat pesanan  sablon kaos satuan, teknik ini dapat anda gunakan. Sayangnya, harga printer untuk mencetak foto atau gambar masih mahal sekitar 13 juta rupiah.

Bagi yang ingin menggunakan printer DTG tapi tidak ingin memakan biaya terlalu banyak, maka tersedia metode lain yang bisa anda gunakan. Sebenarnya, kebanyakan printer DTG di Indonesia merupakan hasil modifikasi dari printer kertas menjadi printer kaos. Di beberapa situs internet sudah tersedia tutorial membuat printer DTG dengan mudah, anda dapat mengikuti tutorial tersebut untuk menghemat biaya.

Langkah-langkah print kaos dengan printer DTG

  1. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan teknik sablon dengan printer DTG, yaitu komputer atau laptop dan printer DTG. Selain itu, anda juga membutuhkan kaos dan alat press kaos, serta tinta untuk mencetak kaos. Tinta yang digunakan merupakan tinta khusus DTG, harganya memang relatif mahal dibanding yang biasa digunakan sablon digital.

  2. Tahap sablon

  1. Melakukan press pada kaos untuk membuat bulu pada kaos menjadi rata atau tidur

  2. Setelah bulu kaos benar-benar rata, masukkan kaos tersebut pada tray kaos

  3. Lalu, dorong tray kaos sampai benar-benar berada di belakang

  4. Print desain yang sudah tersedia pada kaos menggunakan komputer dengan program Rip

  5. Lakukan lagi press setelah selesai menggunakan hotpress agar tinta lebih menyerap ke dalam kaos

Printer DTG bila dibandingkan dengan sablon manual terdapat beberapa kelebihannya, seperti biaya dan kemudahan. Sablon manual membutuhkan banyak biaya produksi, sehingga harga kaos sablon manual mahal. Sedangkan, printer DTG dalamprint kaos satuan tidak menghabiskan biaya produksi yang banyak serta mudah dilakukan. Proses sablon manual lebih lama dan sulit di bagian awal pembuatan.

Tags: