Jenis-Jenis Bunga Anggrek dan Cara Menanamnya

Bunga anggrek merupakan salah satu tanaman hias bunga yang paling popular dan bayak dikenal masyarakat. Bunga anggrek memiliki nama ilmiah Orchidaceaevyang artinya bunga ini memiliki banyak jenis dengan berbagai keindahan yang berbeda-beda. Bunga ini juga sering dijadikan sebagai ungkapan rasa cinta, simbol kemewahan dan keindahan.

Bunga anggrek banyak ditemukan di daerah tropis daripada di daerah kutub (wilayah sirkumpolar). Bunga memiliki ciri utama (epifit) yaitu jenis bunga yang tumbuh dengan cara menumpang ke tumbuhan lain untuk tempat hidupnya. Ciri lainnya adalah dapat terlihat tebal untuk bertahan hidup dengan ketersediaan air yang terbatas. Bunga ini hidup dengan mengandalkan kelembabab dan embun.

Bungga Anggrek tebu

Banyak orang memilih bunga anggrek sebagai hiasan, baik itu di rumah maupun ditaman. Pesona bunga ini juga sudah telah menjadikannya bunga nasional Singapura dan Thailand. Cara penanaman bunga anggrek susah-susah gampang. Jika kesulitan menanamnya, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menanam bunga anggrek berdasarkan jenisnya.

Jenis-Jenis Bunga Anggrek Yang Sangat Mempesona

  1. Anggrek bulan Kalimantan Barat

Anggrek ini paling banyak ditemukan di Borneo. Jenis anggrek ini merupakan salah satu anggrek yang langka, dikarenakan beberapa hal. Contohnya, akibat keadaan hutan yang tandus dan ulah manusia yang melakukan penebangan pohon. Akibat penebangan hutan, habitat asli bunga anggrek menjadi rusak dan bunga ini menjadi berkurang pertumbuhannya.

Ada beberapa anggapan bahwa punahnya anggrek ini disebabkan oleh pemelihara anggrek rumahan. Namun, disisi lain ada yang beranggapan bahwa lebih baik mereka memelihara dan merawat anggrek supaya tidak punah bersama pepohonan yang ditebang.  Dengan adanya hal ini, pemerintah Indonesia menjadikannya tanaman hias yang dilindungi.

  1. Anggek tebu

Dari berbagai jenis anggrek yang ada, anggrek ini merupakan anggrek yang terbesar karena bobotnya yang paling berat. Orang-orang sering menyebutnya sebagai ratu anggrek. Adapun cirri-cirinya adalah berwarna kuning dan memiliki bintik hitam, merah, atau coklat. Jenis anggrek ini juga merupakan anggrek yang tahan lama dan tidak mudah layu.

Ukuran bunga anggrek tebu mencapai 3 meter panjangnya dan lebar 1,5 sampai 2 cm. Anggrek ini bisa tumbuh sampai 2,5 sampai 3 meter dengan bobot mencapai 1 ton. Nama “tebu” diperoleh dari batang pohon bunganya yang hampir mirip seperti batang tebu. Bunga ini juga termasuk bunga yang dilindungi oleh pemerintah.

  1. Anggrek hitam

Jenis anggrek ini merupakan tanaman khas dari Kaimantan timur. Bunga ini sering ditemukan di daerah Sumatera, Kalimantan, dan semenanjung Semenanjung Malaya. Akibat berkurangnya lahan hutan yang ada di Kalimantan, jumlah anggrek hitam menjadi sedikit. Anda bisa melihat anggrek ini di Cagar Alam Kersik Luway, itu pun dalam jumlah yang sedikit.

Baca Juga : Tanaman Hias Bungan Dengan Aneka Ragam Bunga Cantik

Asal-usul pemberian nama anggrek hitam diperoleh karena adanya lidah berwarna hitam dan garis yang berwarna hijau. Bunga ini biasanya mekar di bulan Maret sampai Juni. Selain itu, bau yang dihasilkan bunga ini sangat semerbak sehingga orang-orang yang berada di sekitarnya merasa terpesona.

Cara Mudah Untuk Menanam Bunga Anggrek

  1. Bunga anggrek ditanam dalam pot

Menanam bunga anggrek didalam pot merupakan salah satu cara yang mudah. Pot yang akan Anda gunakan bisa terbuat dari bahan plastik maupun dari tanah liat. Media yang digunakan adalah campuran media tanam seperti pecahan batu bata, serutan kayu atau potongan kayu, sabut dari kelapa, dan arang kayu. Tanamlah bibit anggrek dan gantung potnya di tempat yang diinginkan.

  1. Bunga anggrek ditempel pada batang pohon.

Bunga anggrek yang ditempel dipohon akan memberikan kesan sebagai tanaman hias yang menarik. Penanaman pada batang pohon merupakan model penanaman yang seperti habitat asli dari bunga anggrek epifit. Pilih pohon yang cukup rindang supaya intensitas cahaya matahari yang diperoleh tidak terlalu panas.

Tags: