Cara Mengajar Anak SD

Jenjang sekolah dasar merupakan awal baru bagi anak-anak dalam lembaga formal. Di jenjang ini pun, anak harus diarahkan untuk mempelajari materi yang lebih kompleks lagi. Maka dari itu cara mengajar anak SD pun akan sangat berbeda dan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Anda para pendidik.

Gambar Cara Mengajar Anak SD
Gambar Cara Mengajar Anak SD

Khususnya bagibmereka siswa/i kelas 1. Pada jenjang ini, anak masih melakukan adaptasi dari lingkungan sebelumnya (taman kanak-kanak). Maka Anda sebagai seorang pendidik perlu mengkondisikan kelas agar kondusif. Sebab jika siswa tidak memperhatikan pelajaran yang Anda berikan, maka bukan tak mungkin siswa akan ketinggalan dan merasa kesulitan.

Jika dirasa perlu, Anda pun dapat mengajak mereka bercerita. Namun, berikan contoh cerpen singkatyang memiliki tema lebih variatif dan tetap sesuai usia mereka .

Selain itu, cara mengajar anak SD dapat Anda lakukan seperti di bawah ini:

  1. Pakai Bahasa yang Mudah Dipahami Siswa

Jangan mengajar siswa dengan bahasa yang rumit. Pastikan komunikasi Anda dengan siswa berjalan lancar. Lancar dalam artian siswa mengerti apa yang Anda sampaikan.

  1. Mulai Ajak Mereka Membaca Sebuah Teks Singkat

Anda dapat memakai media buku teks sesuai kurikulum yang berlaku di sekolah. Dengan memnerikan kesempatan mereka untuk membaca, maka Anda pun akan tahu sejauh mana kemampuan siswa.

Mungkin akan ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan. Ada yang belum paham cara baca beberapa huruf, ada pula yang tak bisa membedakan mana huruf konsonan dan mana huruf vokal. Bahkan ada yang sama sekali belum mengertibcara membaca huruf-huruf alpabet.

Tenang saja. Ini baru permulaan. Jika Anda telaten mengajari siswa/i Anda, maka tak butuh waktu lama, kok. Sampai siswa tersebut bisa membaca.

  1. Asah Kemampuan Menulis Siswa

Ini juga penting untuk ank didik Anda. Anak yang mahir membaca belum tentu dapat menulis dengan baik dan benar. Maka tugas Anda adalah menyelaraskan kemampuan membaca mereka dengan keterampilan menulis yang baik.

Seperti apa caranya? Anda cukup memberikan contoh kata di papan tulis. Kemudian minta siswa untuk menuliskannya kembali di buku tulis mereka. Jika dirasa mereka sudah mampu mampu menuliskan kembali kata yang tertulis, mak Anda dapat mencoba mendikte mereka untuk melatih kepekaan indra pendengar mereka.

  1. Mulailah Mengajari Berhitung

Awali dengan bertambahan dan pengurangan angka-angka kecil. Ulangi hingga anak hafal dan paham konsepnya.

  1. Berikan Soal Latihan dan Minimalkan Pemberian Tugas Rumah

Beberapa orang beranggapan, pemberian PR atau pekerjaan rumah adalah suatu keharusan. Padahal PR tidak efektif jika diberikan dengan jumlah yang banyak ataupun dalam intensitas yang sering. Siswa boleh mendapat tugas rumah asal tidak terlalu berlebihan. Sebab siswa kelas kecil (kelas 1-3) masih butuh penyesuaian sebab belum mampu memanage waktu dengn baik.

Namun pemberian PR dapat memberikan tanggung jawab kecil bagi siswa. Jika Anda tak memberi PR untuk siswa, sebagai gantinya Anda dapat memberi sialblatihan yang dikerjakan di sekolah dan di bawah bimbingan dan pengawasan Anda. Sehingga anak tidak lagi terbebani oleh tugas rumah yang banyak.

Tags: